Macam Macam Dongeng Dan Pengertian Dongeng - Mendengar kata dongeng tentu kita akan kembali mengingat masa masa kecil, dan memang dongeng ini selalu menjadi dongeng hiburan bagi anak anak, menjadi pengantar tidur bagi anak anak dimana biasanya para orang bau tanah senang menceritakan ber macam macam dongeng untuk anak mereka ketika akan tidur.
Hampir semua orang pernah mendengar kata dongeng, namun tidak jarang yang belum tau apa bekerjsama arti dari kata atau pengertian dongeng, atau bahkan ada juga yang tidak tau bahwa ada aneka macam macam macam dongeng, jadi melalui artikel ini akan saya jelaskan secara singkat perihal macam macam dongeng dan arti dari tiap tiap jenis dongeng tersebut.
Dongeng yakni dongeng yang tidak benar benar terjadi (terutama perihal kejadian zaman dulu yang aneh-aneh). Setiap anak pasti senang jikalau mendengarkan dongeng karena banyak hal menarik dari dongeng tersebut. Hal-hal menarik dari sebuah dongeng terletak pada perubahan nasib pelakunya, konflik yang terjadi, dan amanat yang dapat diambil sebagai suatu nilai didik.
Dongeng biasanya bersifat menghibur dan mengandung nilai pendidikan. Misalnya, pada dongeng Malin Kundang kalian akan terhibur dengan kesuksesan Malin Kundang yang mampu menjadi saudagar kaya raya, hidup mewah di kapal, dan mempunyai istri yang cantik. Selain mengandung hiburan, dongeng Malin Kundang juga mengandung pendidikan moral, yaitu jikalau sudah menjadi orang yang berhasil janganlah menyianyiakan orang bau tanah karena akan menjadi anak yang durhaka.
Macam Macam Dongeng Dan Pengertian Dongeng
Berdasarkan isinya, dongeng terdiri atas 5 macam. Berikut ini macam macam dongeng disertai dengan pengertiannya
Dongen binatang 1. Dongeng Fabel, yaitu dongeng yang berisi perihal dunia binatang.
- Contoh: Dongeng “Kancil dengan Buaya”. Dongeng "Kancil Mencuri Mentimun".
2. Dongeng Legenda, yaitu dongeng yang bekerjasama dengan keajaiban alam, biasanya berisi perihal kejadian suatu tempat.
- Contoh: Dongeng “Rawa Pening”. Dongeng "Terjadinya Danau Toba".
3. Dongeng Mite, yaitu dongeng perihal dewa-dewa dan makhluk halus. Isi ceritanya perihal kepercayaan animisme.
- Contoh: Dongeng “Nyi Roro Kidul”.
4. Dongeng Sage, yaitu dongeng yang banyak mengandung unsur sejarah. Karena diceritakan dari ekspresi ke mulut, lama-kelamaan terdapat embel-embel dongeng yang bersifat khayal.
- Contoh: Dongeng “Jaka Tingkir”.
5. Dongeng Parabel, yaitu dongeng yang banyak mengandung nilai-nilai pendidikan atau dongeng pendek dan sederhana yang mengandung menyerupai atau pesan tersirat sebagai ajaran hidup.
- Contoh: Dongeng “Si Malin Kundang”.
Dari penjelasan di atas tentunya anda sebagai pembaca sekarang sudah tau apa saja macam macam dongeng serta pengertian dari tiap tiap macam macam dongeng tersebut.
CONTOH LEGENDA
Legenda Kebo Iwa
Dikisahkan di Bali yakni raja berjulukan Sri Gajah Waktera (Dalem Bedaulu), bergelar Sri Astasura Ratna Bumi Banten yang dikatakan sebagai seorang pemberani serta sangat sakti. Disebabkan karena merasa diri sakti, maka keluarlah sifat angkara murkanya, tidak sekali-kali merasa takut kepada siapapun, walau kepada para yang kuasa sekalipun.
Sri Gajah Waktera mempunyai sejumlah pendamping yang semuanya memiliki kesaktian, kebal serta juga bijaksana yakni : Mahapatih Ki Pasung Gerigis, bertempat tinggal di Tengkulak, Patih Kebo Iwa bertempat di Blahbatuh, keturunan Kyai Karang Buncing, Demung I Udug Basur, Tumenggung Ki Kala Gemet, Menteri Girikmana – Ularan berdiam di Denbukit, Ki Tunjung Tutur di Tianyar, Ki Tunjung Biru berdiam di Tenganan, Ki Buan di Batur, Ki Tambiak berdiam di Jimbaran, Ki Kopang di Seraya, Ki Kalung Singkal bertempat tinggal di Taro. Sri Gajah Waktera menentang dan tidak bersedia tunduk dibawah kekuasaan Majapahit, sehingga menjadikan ketegangan antara Kerajaan Bali dan Kerajaan Majapahit.
Dalam rapat yang diadakan oleh Ratu Tribhuwana Wijayatunggadewi dengan para Mentri Kerajaan, Patih Gajah Mada memberikan sindiran secara halus melalui seorang pendeta istana (Pendeta Purohita) yang berjulukan Danghyang Asmaranata
Rapat akibatnya memutuskan bahwa sebelum Gajah Mada melaksanakan penyerangan ke Bali maka Kebo Iwa sebagai orang yang besar lengan berkuasa dan sakti di Bali harus disingkirkan terlebih dahulu. Jalan yang ditempuh dengan tipu budi anyir yaitu raja putri Tribhuwana Tunggadewi mengutus Gajah Mada ke Bali dengan membawa surat yang isinya seolah-olah raja putri menginginkan persahabatan dengan raja Bedahulu.
Keesokan harinya berangkatlah patih Gajah Mada ke Bali dan singkat dongeng hingga di Sukawati, Gianyar. Di Sukawati Patih Gajah Mada dijemput oleh Kipasung Grigis yang sudah mengetahui perihal kedatangan patih Gajah Mada tersebut ke Bali. selanjutnya Kipasung Grigis mengantar Gajah Mada menghadap raja karena diutus oleh ratu Tribhuwana untuk memberikan pesan kepada Raja Sri gajah Waktera.
Dihadapan Raja Sri Gajah Waktera patih Gajah Mada memberikan maksud kedatangannya dan menyerahkan surat dari Ratu Majapahit Tribhuwana Tunggadewi yang menyatakan memohon semoga pulau Jawa tidak diserang da juga untuk mempererat korelasi maka Kebo Iwa diundang ke Majapahit untuk dinikahkan dengan salah satu putri kerajaan.
Raja Sri Gajah Waktera yang bangga segera memerintahkan Kebo iwa memenuhi seruan tersebut. singkat dongeng Kebo Iwa dan gajah mada telah hingga di Majapahit. di sana kebo iwa diminta memberikan kesaktiannya sekaligus menolong rakyat yang dilanda kekeringan. dikala itu pula kebo iwa menggali tanah untuk menemukan sumber air dengan tangan kosong. dikala cukup dalam gajah mada memerintahkan Prajuritnya menimbun lubang itu dengan kerikil hingga rata kembali dengan tanah
kesaktian Kebo Uwa mengukir kerikil dengan kukunya
Merasa telah membunuh kebo iwa yang sakti, Gajah mada menyayangkan kalau orang andal mirip kebo iwa harus mati dengan cara mirip itu, tapi itu demi impian menyatukan nusantara. Tiba-tiba Batu-batu yang ditimbunkan melesat kembali keangkasa dibarengi dengan teriakan prajurit Majapahit yang terhempas batu. Dari dalam sumur, keluarlah Patih Kebo Iwa, yang ternyata masih terlalu besar lengan berkuasa untuk dikalahkan.
Patih Gajah Mada terkejut, menyaksikan Patih Kebo Iwa yang masih perkasa, dan beranjak keluar dari lubang sumur. Kesaktian Patih Kebo Iwa, sungguh menyulitkan usaha Patih Gajah Mada untuk menundukkannya. Pertempuran antara keduanya masih berlangsung hebat, namun amarah dan dendam Patih Kebo Iwa mulai menyurut…Dan rupanya Patih Kebo Iwa tengah bertempur seraya berpikir … Dan apa yang tengah dipikirkan olehnya, membuat beliau harus membuat keputusan yang sulit… Kebo Iwa : (dalam hati) Kerajaan Bali pada akibatnya akan dapat ditaklukkan oleh usaha yang besar lengan berkuasa dari orang ini, keinginannya untuk mempersatukan nusantara semoga menjadi besar lengan berkuasa kiranya dapat saya mengerti kini. Namun apabila, saya menyetujui niatnya dan ragaku masih hidup, apa yang akan saya katakan nantinya pada Baginda Raja sebagai sangkalan atas sebuah prasangka pengkhianatan ?
Mengetahui keinginan yang besar lengan berkuasa dari gajah Mada untuk menyatukan nusantara, Kebo Iwa akibatnya memberitahukan gajah mada kelemahan dirinya semoga ia mampu dikalahkan. Gajah Mada yang kewalahan merasa keheranan mendengar itu dan eksklusif melaksanakan apa yang dikatakan oleh Kebo iwa. Setelah menyerang kelemahan Kebo Iwa yang akibatnya membuat Kebo iwa sekarat, ia berkata pada Gajah mada semoga ia dapat menuaikan Sumpah Palapanya. Mendengar pernyataan itu, Gajah mada bersedih karena jagoan sakti mirip Kebo Iwa harus mati mirip itu.
Semoga artikel Macam Macam Dongeng Dan Pengertian Dongeng ini bermanfaat dan terimakasih sudah berkunjung di blog ceritadandongengrakyat.blogspot.co.id
