Cerita Humor Lucu Penghilang Stress yang Selalu Menemani Sepanjang Hari

Kunci Sukses Hidup (Renungan)

Ketika berdiri pagi dan merenungkan Kunci Sukses Hidup :

Jendela kamar bilang : "Lihat dunia diluar !!!"
Langit - langit kamar berpesan :
"Bercita - citalah setinggi mungkin !!"
Jam dinding berkata : "Tiap detik itu berharga !!!"
Cermin menasehati : "Berkacalah sebelum bertindak !"
Kalendar berbisik : "Jangan menunda hingga besok !"
Pintu berteriak : "Dorong yang keras, pergi & berusahalah !"

TAPI ....... tiba-tiba ...
Lantai berbisik :
"BERLUTUT dan BERDOALAH karena kunci kesuksesan kita perlu dimulai dengan DOA...."


Kita belajar.... bahwa tidak selamanya hidup ini indah, kadang Yang Mahakuasa mengijinkan kita melalui derita.
Tetapi kita tahu bahwa DIA tidak pernah meninggalkan kita, karena itu kita perlu berguru menikmati hidup dengan bersyukur.

Kita berguru .... bahwa tidak semua yang kita harapkan akan menjadi kenyataan, kadang Yang Mahakuasa membelokkan rencana kita.

Tetapi kita tahu bahwa itu lebih baik dari yang kita rencanakan, karena itu kita berguru mendapatkan semua itu dengan ikhlas.

Kita berguru .... bahwa tidak ada kejadian yang perlu disesali dan ditangisi, karena semua rancangan-Nya yang akan mengagumkan pada waktunya.

Ketika "Kaki" sudah tak besar lengan berkuasa berdiri...
"BERLUTUTLAH".
Ketika "Tangan" sudah tak besar lengan berkuasa menggenggam...
"LIPATLAH"
Ketika "Kepala" sudah tak besar lengan berkuasa ditegakkan...
"MENUNDUKLAH"
Ketika "Hati" sudah tak besar lengan berkuasa menahan kesedihan... "MENANGISLAH.
Ketika "Hidup" sudah tak bisa untuk dihadapi... "BERDOALAH"

Karena di belakangmu ada kekuatan yang tak terhingga..
Di hadapanmu ada kemungkinan tanpa batas..
Di sekitarmu ada kesempatan yang tiada akhir.

Lebih dari itu, di dalam dirimu ada Yang Mahakuasa yang selalu menyertaimu..

Kasih sayang Yang Mahakuasa pada kita menyerupai lingkaran, tak berawal dan tak berakhir.


Semoga bermanfaat

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Kunci Sukses Hidup (Renungan)