Allah akan sibukkan kita dengan urusan menjalankan perniagaan/bisnis.
Alangkah ruginya alasannya ialah kesemuanya itu akan kita tinggalkan.
Semua hanya titipan,
Sekiranya kita bisa bertanya pada orang-orang yang telah pergi terlebih dulu menemui Alloh dan kalau mereka diberi peluang untuk hidup sekali lagi, sudah semestinya mereka memilih tidak lagi akan bertarung mati-matian untuk merebut dunia.
Karena tujuan kita diciptakan ialah untuk menyembah Tuhan dan beribadah kepada Allah.
Kita mungkin cemburu apabila melihat orang lain lebih dari kita, dari segi gaji, pangkat, harta, rumah besar, kendaraan beroda empat mewah.
Kenapa kita tidak pernah cemburu melihat ilmu orang lain lebih dari kita.
Kita tidak pernah cemburu melihat orang lain lebih banyak amalan dari kita.
Kita tidak pernah cemburu apabila melihat orang lain berdiri di Sepertiga Malam, sholat Tahajud & bermunajat.
Kita cemburu apabila melihat orang lain ganti kendaraan beroda empat gres dengan yang lebih mewah.
Tetapi jarang kita cemburu apabila melihat orang lain yang bisa khatam Al'Quran sebulan dua kali.
Setiap kali menyambut hari ulang tahun, kita sibuk mau merayakan sebaik mungkin, tetapi kita telah lupa dengan bertambahnya umur kita..., maka panggilan Illahi bertambah dekat.
Kita patut bermuhasabah mengenai persiapan ke satu perjalanan yang jauh, yang tidak akan kembali untuk selama-lamanya. Hidup di dunia menentukan kehidupan yg abadi nanti di Akhirat.
Sesungguhnya mati itu Benar.
Alam kubur itu benar,
Hisab itu benar,
Mahsyar Alloh itu benar
Surga dan neraka itu benar.
Penyelesaian kepada problem hidup ialah melalui iman, ilmu dan amal...,
Iman sebesar zarrah, Alloh muliakan dengan Syurga
Robbana Taqobbal Minna.
Ya Alloh terimalah dari kami (amalan kami),
Aamiin..........
