Cerita Humor Lucu Penghilang Stress yang Selalu Menemani Sepanjang Hari

Renungan Tentang Waktu

Waktu ialah sebuah perjalanan bukan sebuah tujuan.
Waktu sedang "Jaya", kita merasa banyak sahabat di sekeliling kita.
Waktu sedang "Berkuasa", kita percaya diri melaksanakan apa saja.
Waktu sedang "Tak Berdaya", barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati yang ada.
Waktu sedang "Jatuh", kita gres sadar selama ini siapa saja sahabat yang memperalat dan memanfaatkan kita.
Waktu sedang "Sakit", kita gres tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta.


Manakala "Miskin", kita gres tahu jadi orang harus banyak memberi/menderma dan saling membantu.
Masuk "Usia Tua", kita gres tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.
Saat "di Ambang Ajal", kita gres tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.
Hidup tidaklah lama. Sudah saatnya kita bahu-membahu membuat HIDUP LEBIH BERHARGA : Saling menghargai, saling membantu, saling memberi, saling mendukung dan saling mencintai.
Jadilah sahabat setia tanpa syarat. Jangan saling memotong & menggunting sesama teman.
Tunjukkanlah bahwa kita masih mempunyai Hati Nurani yang tulus.
Jauhkan niat jahat untuk mencelakai atau memfitnah.
Jauhkan niat memaksa seseorang melaksanakan suatu hal untuk kepentingan eksklusif kita.
Apa yang ditabur itulah yang akan dituai.
Alloh SWT tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar
Tapi ketahuilah bahwa Alloh selalu memberi pelangi di setiap badai, Memberi senyum di setiap air mata, Memberi Rahmah dan berkah di setiap cobaan, dan tanggapan di setiap doa.
Jangan pernah menyerah, terus berjuanglah, Life is so beautiful and colourful.
Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan sebuah perjalanan.
Indahnya hidup bukan alasannya ialah banyak orang mengenal kita, namun berapa banyak orang yang bahagia alasannya ialah kita.
Jangan pernah menjadi "gunting", alasannya ialah gunting bisa  memotong sesuatu menjadi terpisah.
Mari berusaha menjadi "jarum", meskipun tajam tapi mampu menyatukan apa yang sudah terpisah.                     

Semoga Bermanfaat

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Renungan Tentang Waktu