
Pada suatu hari ada seorang perjaka kaya raya yang akan menikahi seorang gadis berjulukan Indah.
tapi dengan syarat, Indah harus masih per*wan !!!
Pemuda kaya itu berjulukan Andi.
Indah yang selama ini berkeinginan menjadi orang yang kaya raya pun telah lama menanti Andi untuk menikahinya.
Andi : Aku akan menjadikanmu isteriku indah. apa kau mau menjadi Ibu dari anak anakku?
"Dengan cepat Indah pun Lansung menjawab" : Aku mau jadi istrerimu dan bersedia menjadi ibu dari anak anakmu, karna sudah lama saya menunggu kamu.
pada hari itu juga Andi eksklusif melamar Indah dan berencana akan melangsungkan kesepakatan nikah dalam waktu sebulan kedepan.
Andi : Hari ini saya datang melamarmu, tapi dengan syarat bahwa kau masih gadis / masih per*wan!
kau masih per*wan kan? karna saya tidak akan mau menikah dengan wanita yang sudah tidak per*wan lagi !!!
"dengan ragu ragu Indah menjawab" : Iya.. tentu saya masih per*wan!
Andi : Baiklah, kalau begitu bulan depan kita akan menikah.
"Indah hanya menganggukan kepala saja"
Hati kecil Indah bertanya tanya apa saya masih per*wan?
"semasa kuliah dulu kan saya sering keluar malam, mabuk mabukan, hingga saya pernah hilang kesadaran dan terbangun di pagi hari tanpa mengenakkan busana".
Tanpa berpikir panjang keesokan hari nya Indah pergi ke sebuah Rumah sakit untuk memeriksa apakah beliau masih per*wan atau tidak.
Setibanya di Rumah Sakit, Indah lansung bertemu dengan Dokter Ahli kel*min.
Dokter tersebut ialah seorang lelaki yang berwajah tampan, sehingga membuat Indah aib untuk menanyakan yang ingin beliau tanyakan.
Indah : Selamat pagi Dok.
Dokter : Pagi.. Keluhan anda apa bu?
Indah : eh... anu Dok, eh... umm. (Indah aib untuk mengatakan yang sebenarnya)
Dokter : Jangan aib malu bu katakan saja keluhan Ibu?.
Indah : Dokter mampu jaga belakang layar kan?
Dokter : Ibu damai saja, saya sudah banyak menangani keluhan keluhan pasien saya dari banyak sekali tempat dan terjamin rahasianya.
"Indah pun mulai legah dan mulai mengatakan yang sebenarnya"
Indah : Anu Dok! saya kesini mau periksa apakah saya masih per*wan?
Dokter : Itu hal yang mudah bu. oke kalau begitu silahkan Ibu rabahan di ruang periksa, saya akan menyiapkan perlengkapan nya dulu.
Indah : Baik Dok.
"Setelah sejam lamanya pemeriksaan pun selesai"
Indah : Bagaimana hasil nya Dok? apakah saya masih per*wan Dok?
Dokter : Setelah saya periksa, Ibu positive sudah tidak per*wan lagi!!!
"Indah pun mulai meneteskan air mata karna mengingat kata kata yang keluar dari ekspresi Andi : kau masih per*wan kan? karna saya tidak akan mau menikah dengan wanita yang sudah tidak per*wan lagi !!! "
Dokter : Sabar bu.. jangan bersedih hati.
Indah : Gimana mampu tabah Dok! kalau calon suami saya tahu saya sudah tidak per*wan lagi beliau pasti akan sangat kecewa dan marah!!!
Dokter : Tenang bu.. saya mampu buat Ibu kembali per*wan bila Ibu mau.
Indah : Serius dok?! Dokter bisah buat saya kembali per*wan?
Dokter : Iya bisa.. tapi dengan syarat Ibu harus menjalani operasi!
Indah : Syarat nya apa dok?
Dokter : syarat nya.. apa Ibu bersedia bila saya mengambil salah satu Gendang Telinga Ibu untuk saya masukkan di dalam titik Ibu? Agar Ibu mampu kembali per*wan!
Indah : Saya siap Dok, asal per*wan saya kembali.
Dokter : Baiklah kalau begitu kapan Ibu siap untuk di Operasi?
Indah : Hari ini juga saya sudah siap dok.
Dokter : oke.. sekarang Ibu ganti pakaian karna kita akan segera melaksanakan operasi.
"Indah pun mulai mengganti pakaian nya dan masuk ke ruang operasi"
(setelah menjalani operasi selama 5 jam lamanya, Indah pun masih tertidur nyenyak alasannya obat bius yang di suntikan dikala operasi dan akan kembali sadar ke esokan harinya)
Setelah hari berganti, di pagi hari Indah pun mulai sadarkan diri.
Dokter : Hi, Selamat pagi..
Indah : Pagi Dok.
Dokter : Bagaimana perasaan Ibu setelah tamat operasi? kini Ibu sudah kembali per*wan 😊
Indah : Serius Dok! saya sudah kembali per*wan?!
Dokter : Ya.. Sekarang kau positive per*wan lagi.
"meskipun Dokter telah meyakinkan bahwa beliau telah kembali per*wan, namun Indah masih merasa ragu"
Jauh di lubuk hati Indah, beliau belum yakin betul bahwa beliau benar benar sudah kembali per*wan hanya dengan mengandalkan organ tubuh nya yaitu gendang pendengaran yang di pasang di titikya.
Indah pun kembali mengingat kata kata Andi : kau masih per*wan kan? karna saya tidak akan mau menikah dengan wanita yang sudah tidak per*wan lagi !!!
Indah : Dok.. Aku belum yakin kalau saya masih per*wan!
Dokter : kenapa begitu? kita kan sudah tamat menjalani operasi.
Indah : Pokok nya saya belum yakin dok, aku mau periksa lagi.
Dokter : kalau begitu Ibu harus praktek untuk mengetahui apakah benar Ibu sudah kembali per*wan.
Indah : Maksud nya Dokter.. praktek bekerjasama badan?
Dokter : ya betul..agar ibu benar yakin bahwa ibu sudah per*wan.
Indah : Tapi dengan siapa? tidak mungkin saya mengajak calon suamiku untuk mencobanya Dok!
Dokter : Bagaimana bila saya yang melaksanakan nya semoga ibu yakin bahwa ibu sudah perawa? Ibu bersedia?
"Entah apa yang ada di pikiran Indah, dia pun mengiyakan perkataan si Dokter"
Dokter pun eksklusif membablas titik titik milik indah.
Berselang waktu 15 menit permainan si Dokter pun tamat dan terlihat darah mengalir dari titik Indah membasahi kasur.
Dokter : Itu darah menandakan bahwa Ibu memang sudah kembali per*wan.
Indah : Iya Dok, sekarang saya yakin bahwa Dokter betul berhasil buat saya per*wan lagi.
Dokter : ya begitulah.. banyak sekali pasien saya yang sangat percaya dengan perawatan medis saya. Ibu saja orang pertama yang meragukan keahlian saya.
Indah : Loh.. dok! Kalau ini darah per*wan saya berarti saya tidak per*wan lagi dong dok!!?
Dokter : Betul.. karna kita gres saja melaksanakan nya.
Indah : Makara gimana Dok bentar lagi kan saya mau menikah.
"Indah kembali bersedih mengetahui bahwa beliau sudah tidak per*wan lagi"
Dokter : Kan Ibu sendiri yang mau semoga saya mencobanya.
Indah : iya.. Lakukan operasi lagi dok, ambil lagi Gendang Telinga saya Dok!!!!
Dokter : Tapi bu..??
Indah : lakukan saja dok!! saya tidak mau mengecewakam calon suami saya. tolong dok!!
Dokter : Baiklah, kalau begitu kita siap siap untuk melaksanakan operasi lagi.
"Indah pun mulai kembali masuk di ruang operasi"
menyerupai yang sebelum nya (setelah menjalani operasi selama 5 jam lamanya, Indah pun masih tertidur nyenyak alasannya obat bius yang di suntikan dikala operasi dan akan kembali sadar ke esokan harinya)
setelah keesokan harinya Indah mulai sadarkan diri.
Dokter : Pagi bu Indah.. operasi sudah tamat dan berjalan mulus.
semoga kali ini Ibu yakin dan tidak akan mencobanya lagi dengan lelaki lain kecuali calon suami Ibu.
"Indah hanya terdiam, dia tidak mampu mendengar percakapan orang akhir dua buah Gendang Telinganya telah di ambil"
Indah : saya mau pulang!
Dokter : Iya Ibu akan segera pulang tapi harus selesaikan dulu biaya Administrasi nya ya.
"Indah tidak bisah mendengar sedikit pun"
Dokter : Sus... Tolong anterin Ibu ini ke ruang Administrasi.
Suster : Baik Dok. Mari bu ikut saya. (sambil membimbing tangan Indah)
"Indah pun di antar ke ruangan Administrasi untuk membayar semua biayanya"
sesampainya di ruang Administrasi, Indah melihat kotak bertuliskan Administrasi di atas meja dan beliau menyadari bahwa akan membayar biaya operasinya.
Petugas Administrasi : Baik bu Untuk biaya operasi dan rawat inap selama 2 malam total biayanya senilai 10 juta.
Indah : semua biaya nya berapa bu?
Administrasi : Total semua 10 juta bu.
Indah : Biaya nya berapa bu?
Administrasi : 10 juta bu Indah!
Indah : Berapa bu?
Administrasi : 10 juta bu!!!!
Indah : Berapa???
"Petugas adminitrasi mulai kesal karna cantik tidak mendengarkan perkataan nya dan kepikiran untuk memanggil Dokter yang telah mengoperasi Indah"
Administrasi : Sus... Tolong panggilin Dokter blabla.
suster : baik bu.
"tiba tiba datanglah dokter yang telah mengoperasi indah"
Dokter : ada apa yah?
Administrasi : Dok, Ibu cantik ini dari tadi tidak mendengarkan perkataan saya yang memberitahukan biaya operasi nya.
Dokter : oh Gitu.. emang biayanya berapa?
Administrasi : 10 juta dok.
"Dokter pun menatap ke arah Indah"
Indah : Dok biaya nya berapa?
dokter : 10 juta bu Indah.
Indah : Berapa Dok?
Dokter : 10 juta, sambil di bisikin di pendengaran kiri dan kanan Indah. 10 juta, 10 juta.
"namun Indah tidak bisah mendengar sama skali"
Indah : Aku gak dengar Dokter ngomong apa! berapa dok?
"Dokter teringat sesuatu, dan dengan sigap..Dokter mengangkat rok Indah dan berbisik di titik milik Indah, 10 Juta.... Bu"
Indah : Oh... 10 Juta.
wkwkwkwkwkw..
"indah bisah mendengarkan nya karna salah satu gendang telingannya yang masih utuh ada di titik nya"
Tamat... 😊