Tidak semua memang, tapi kebanyakan wanita diciptakan lebih sensitif menangis dibanding pria. Mudah meneteskan air mata. Jika pria di ketika sudah terpojok jurus terakhirnya ialah ngeles, maka senjata terakhir wanita ialah menangis.
Tapi jangan salah, air mata wanita tidak selalu air mata yang sungguh-sungguh. Ada juga air mata sandiwara.
Air mata wanita yang beneran misalnya ketika beliau duka ditinggalin orang yang dicintai, berlinang air mata haru ketika sukses meraih impian, menangis menahan kangen, mewek galau kekasihnya selingkuh, berurai air mata nonton film India, air mata yang tumpah waktu ngirisin bawang, air mata sebab iritasi kelilipan sepatu kopassus, dan semacamnya.
Sementara air mata kepalsuan contohnya di ketika saya lagi sibuk ngulek sambel, di belakang saya Linn belakang layar netesin Insto ke matanya, lalu menghadap ke saya dan bilang: "Aku lagi nangis lho, Mas."
Itu air mata palsu! Tapi sebab saya tidak tahu cuma terbengong bingung. "Kenapa?"
"Nggak apa-apa..." Linn mengeleng lemah, kemudian menghapus air matanya menggunakan serbet wajan.
Begitulah seringnya cewek, udah menitikan air mata, tapi ditanya jawabnya 'nggak apa-apa'. Padahal mungkin dalamnya hati misuh-misuh: "Dasar lelaki tidak peka!"
Tapi berhubung saya kategori pria yang pekak, saya segera mendekati Linn. Saya usap air matanya pake jari. Saya rebahkan kepalanya di dada. "Yowis kalau kau ga mau cerita. Dada ini masih cukup nyaman kok untuk menjadi penompang kau menangis. Mata yang rupawan juga perlu menangis kan, Sayang?"
Dan pekerjaan saya ngulek sambel pun jadi terhenti, berganti ngulek-ngulek Linn. Haha!
Itu pola air mata palsu wanita, yang emang susah dibedain dengan yang asli. Dilihat diraba ditrawang juga susah kedeteksi.
Dan kebanyakan pria, ketika menyaksikan wanitanya menangis, beliau akan resah sendiri harus berbuat apa. Mungkin bener bahwa senjata ampuh wanita ialah air mata. Mungkin. Soalnya saya sendiri semoga lagi marah besar juga, mendadak mampu jadi luluh ketika cewek yang saya marahin nangis, malah pengennya meluk.
Sampai-sampai beberapa pemuda sepakat menyimpulkan: 'ketika seorang cewek bersalah, lalu beliau menangis, maka secara otomatis beliau menjadi benar'. Tapi itu cuma beberapa, jenis-jenis pemuda tertentu berbeda pula reaksinya dalam menghadapi cewek yang sedang menangis.
Seperti berikut ini:
Cowok Sensitif : "Izin ikutan nangis ya, Beb. Hiks. Hiks."
*****
Cowok Bawel: "Ada apaan sih? Kenapa? Dimana? Dengan siapa? Semalam berbuat apa? Nah loh! Oh kok mampu sih? Duh... Yaudah ambil positifnya sajalah."
*****
Cowok Garing: "Sekarang tuh lagi isu terkini kemarau, Sayang. Hemat air dong. Jangan suka buang-buang air mata gitu."
*****
Cowok Lebay: "Cie bercucuran air mata? Oh pasti mata kau bocor tertusuk tatapanku yang setajam silet ini kan? Udah ngaku aja."
*****
Cowok Alay: "J4n94n n4n9i5 dUnk b3pH. 4koewwH C3wdiigH.."
*****
Cowok Cuek: "Biarin aja udah, ntar kalo capek juga bakal diem sendiri."
*****
Cowok Brengsek: "Halah embuh bodo amat terserah lo. Pokok'e njogett!"
*****
Cowok Naif: "Aku beliin gulali sama balon warna warni ya."
*****
Cowok Narsis: "Wih mata kau hingga berair, pasti keringetan gugup ngeliat ketampananku..."
*****
Cowok Analis: "Kenapa kau menangis? Apakah kau menangis bahagia atau sedih? Jika bahagia, apa yang membuat kau bahagia? Jika sedih, apa yang buat kau sedih? Sejak kapan kau menangis? Kalau diproyeksikan ke depan, apakah kau akan terus menangis?"
*****
Cowok Tajir: "Gue beliin blackberry sama kendaraan beroda empat ya, tapi kau diem dulu dong. Cup.. Cup.."
*****
Cowok Romantis: "Aku bacain puisi, ya? Atau dinyanyiin lagu-nya Dewa? Mau? Menangislaaahh bila harus menangiis...."
*****
Cowok Horny: "Ayo kita selesaikan saja di kawasan tidur."
*****
Cowok Kere: "Sorry ni ya, saya gak mampu beliin tisu."
*****
Cowok Sholeh: "Astaghfirullah, tabahkan hatimu. Baca surah Alam Nasrah supaya tenang."
*****
Cowok Tulalit: "Ya ampuuun... Kamu mampu nangis juga ya ternyata??!"
*****
Cowok Matre: "Dasar cewek kere lo! Nangis mulu, nyusahin gue doank. Mana duit, buat ongkos gue ke laut aje."
*****
Cowok Kejam: "Muehehehe, ini belum seberapa, Sayang. Nanti saya mampu bikin kau lebih sengsara hingga meraung-raung. Mau nangis lagi??"
*****
Cowok Ilmiah: "Wah jago ya, honey tau juga kalo nangis itu mampu bersihin mata."
*****
Cowok Bencong: "Aihhh kok begindang, eikeh jadi ikut seidih deh neh..."
*****
Cowok Puitis: "Your tears are my tears. Kamu menangis hatiku teriris..."
*****
Cowok Nyebelin: "Oh kau Nangis? Kalo saya Juki. Salam kenal ya, ngis?" *ngajak salaman*
*****
Cowok Bego: "Sayang, kok mata kau keluar air sih??? Kamu pipis lewat mata ya?"
Itulah beberapa cara lelaki dalam menghadapi wanita yang sedang menangis. Kamu tipe yang mana? ^^
