Karena resah mau posting artikel apaan, balasannya iseng-iseng saya nulis uisi romantis untuk LDR alias korelasi jarak jauh. Puisi ini saya tulis untuk wanita-wanita yang sedang berjauhan dengan suaminya, entah sebab sedang bertugas membela negara atau sedang menjadi TKP (Tenaga Kerja Pria) ke luar negara. Puisi ini tidak baik untuk orang pacaran. Karena pacaran juga memang tidak baik. Selamat membaca! :)
Diciptakan Do'a, Agar Aku Bisa Mencintaimu Dari Kejauhan
Jika benar ini namanya rindu..
Biarlah perasaan ini kusampaikan melalui do'a..
Aku sentuh kau dalam setiap doaku..
Sebab kau terlalu bagus dan istimewa..
Maka, saya meletakkan kau di kawasan yang paling suci dalam hatiku: di sebelah Tuhan.
Karena yang istimewa itu..
Bukanlah yang selau ada di depan mata..
Tetapi, yang namanya sering kusebut di dalam setiap doa-doa..
Dan itu yaitu namamu..
Untuk sekedar kau tahu..
Namamu selalu ada dalam ruang hatiku, yang paling dalam..
Walau tak besar, tapi cukup tersimpan rapi..
Karena itu..
Kusimpan namamu dalam sujudku..
Aku sering berdoa tanpa pengetahuanmu..
Tapi Tuhan tahu..
Betapa saya sangat sayang kamu..
Dan dalam sujud cinta itu..
Aku selalu mendoakanmu..
Keselamatan kamu..
Kesehatan kamu..
Kebahagiaan kamu..
Semoga Yang Mahakuasa menjagamu..
Dipermudahkan segala urusanmu..
Jaga diri..
Jaga hati..
Jaga iman..
Ingat Allah..
Ingat Sholat..
Jangan risau dengan saya di sini..
Percayalah..
Dimanapun saya berada..
Dengan siapapun saya bersama..
Aku tetap kau yang punya..
Tak mengapa tak bersentuh tangan..
Karena kita sudah bersentuh dengan doa..
Walau kawasan kita berbeda..
Tapi Tuhan kita sama..
Do'a kita sama..
Harapan kita sama..
Meski jarak mengunci langkah kaki..
Meski waktu bergerak tanpa henti..
Kamu tahu?
Cinta ini tak kan beranjak pergi dari hati.
******
