Ini yakni sebuah cara merayu yang ampuh membuat korbannya salah tingkah dan senyum-senyum sepanjang hari. Harap hati-hati mempraktekkan ilmu gombal ini. Jangan disalahgunakan untuk mempermainkan perasaan orang lain. Karena gombal yang satu ini, cukup ampuh mengena di hati target.
Kenapa saya katakan benar-benar ampuh? Karena saya sendiri pernah jadi korban kata-kata gombal ini. Saat itu saya sempat melayang beberapa detik, untuk kemudian mimisan 16 giga.
Silahkan gunakan ilmu gombalan jikalau kau sedang serius PDKT dengan seseorang yang kau suka.
Berikut ini langkah-langkahnya:
Pertamanya ajak ia ketemu, usahakan ke suatu kawasan yang nyaman untuk kalian ngobrol berdua. Jangan di kawasan yang terlalu ramai, takutnya nanti program penggombalan terganggu dan tidak berjalan sesuai rencana. Jangan juga di kawasan yang terlalu sepi, nanti digrebek cowok setempat.
Setelah bertemu, ajak ia ngobrol kejadian sehari-hari sambil ketawa-tawa. Hal-hal ringan saja misalnya wacana kapas, asap, debu, baja 2 miligram dan terserah apa saja yang penting rileks. Jangan membahas hal-hal berat yang menguras banyak pikiran, misalnya wacana prediksi ekonomi dunia tahun 2016, atau berdiskusi mengenai kekerabatan antara meningkatnya trafik blog dengan konstelasi bintang Scorpio serta efek negatifnya bagi masyarakat penggemar Persipura Jayapura. Jangan! Nanti malah pusing 7 trenggiling.
Pokoknya ngobrol hal yang kalem yang bikin ceria. Kemudian, di tengah-tengah keceriaan, sontak eksklusif kau hentikan obrolan itu. Stop! Lalu ubah lisan wajah kau menjadi sedih. Usahakan sesedih-sedihnya kayak tampang orang mau bunuh diri atau orang habis kehilangan duit jutaan.
Otomatis si target akan heran dan bertanya, "Kamu kenapa?"
Jawab saja: "Nggak apa-apa..."
Jawabnya sambil menggeleng lemah. Usahakan dengan tampang semurung mungkin. Pasti si gebetan bakal semakin gregetan dan penasaran.
"Nggak apa-apa kok mendadak tampang kau duka gitu? Kenapa? Cerita dong. Kamu kebelet ngising?"
"Nggak apa-apa. Udah ya, saya pulang dulu..."
Katakan itu dengan bunyi segalau yang kau bisa. Setelah itu segeralah bergegas pulang. Biarin si ia semakin mati penasaran.
Mungkin saking penasarannya ia akan telepon-telepon dan ping-ping. Tapi cuekin saja dulu.
Nah, di ketika yang menurut kau tepat, SMS-in dia. Ingat dengan SMS. Jangan WhatsApp, BBM, Line dan sejenisnya. Meskipun sudah hampir jarang digunakan, untuk urusan ini SMS akan lebih terasa nyaman dan lebih mengena. Percayalah. Dengan SMS ia tidak akan terlalu malu, alasannya yakni tidak tertangkap tangan kalau pesan kau sudah terbaca.
Begini bunyi SMS-nya:
"Kamu tahu, kenapa tadi saya tiba-tiba begitu sedih? Aku duduk bersama seseorang yang paling berarti buatku. Tapi tiba-tiba saya sadar, baginya saya mungkin tidak berarti apa-apa..."
Selamat mencoba. Salam Gombal!
*****
