Setelah sebelumnya saya sajikan puisi galau yang mampu mewakili perasaan sahabat yang mungkin tengah di landa kegalauan, kali ini akan saya tambahkan puisi jiwa yang hampa.
Puisi ini sengaja saya sajikan yang awalnya dari kata-katanya sedikit mewakili perasaan saya, dan saya pikir mungkin di antara sahabat ada yang mengalaminya juga.
Baik inilah puisi jiwa hampa, silahkan di simak berikut dibawah ini.
Jiwa Hampa
Adakah kawasan dimana saya menyandarkan hatiku untuk menangis..
Jiwa ini sedang terluka alasannya inginnya..
Jiwa ini dengan sakit alasannya maunya..
Jiwa ini juga sedang merana alasannya sukarnya..
Jalanku buntu berliku..
Jalanku hampa tanpa kata..
Jalanku tandus tanpa air kasih..
Dan jalanku gersang tak bertemu semi..
Aku Yang berada dalam pucuk ketidak pastian..
Membebankan diri sendiri dalam kesunyian..
Dimana tempatku menangis..
Dimana tempatku menumpahkan air mata ini..
Jika kehadiranmu sudah tak berarti lagi..
Itulah puisi jiwa hampa yang mampu saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Simak puisi terbaru lainnya yang akan saya sajikan di kesempatan berikutnya.
