Maag atau radang lambung atau tukak lambung yakni gejala penyakit yang menyerang lambung dikarenakan terjadi luka atau peradangan pada lambung yang menimbulkan sakit, mulas, dan perih pada perut.
Secara umum penyakit maag disebabkan oleh tingginya kadar asam dalam lambung. Tingginya kadar asam lambung disebabkan produksi asam yang berlebihan atau penghancuran asam yang lambat. Juga mampu dipicu oleh kelainan saraf atau bisul bakteri.
Ada beberapa tahap dalam penyakit maag, yaitu:
Maag ringan
Maag ringan masih tergolong tahap ringan dimana biasanya setiap orang sudah berada di tahap ini, bila dilakukan pemeriksaan akan terlihat asam lambung berlebih di adegan dinding.
Maag sedang
Maag pada tahap ini sudah menimbulkan nyeri, sakit dan mual yang menyakitkan.
Maag kronis
Maag kronis yakni maag yang sudah parah intensitasnya di bandingkan maag biasa.
Kanker lambung
Kanker lambung terjadi jawaban mikroorganisme yang merugikan, yaitu Helycobacter pylori.
Penyakit maag kronis mampu menimbulkan komplikasi, berupa iritasi atau luka di lambung. Gejala gangguan ini biasanya berupa tinja mengeras karena pencernaan kurang baik, nafsu makan berkurang, sering muntah, badan lemah, dan kadangkala terjadi diare kronis.
Mengobati maag, kata Iskandar Ali, herbalis dan akupunturis dari Klinik Gaya Hidup Sehat, dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pijat indera pendengaran dan ramuan herbal.
Daerah indera pendengaran yang dipijat, kata Iskandar, yakni wilayah titik lambung, lever, jantung, dan saraf penyeimbang. Pijat indera pendengaran dapat dilakukan dengan alat sederhana. Contohnya, pentol korek api, ujung korek kuping, atau kili-kili (bandul alat pancing).
Berikut beberapa ramuan herbal untuk mengatasi gangguan maag, yang mampu anda buat sendiri.
RAMUAN 1
Bahan :
- 1 genggam taoge
- 1 sendok makan madu
- Taoge diblender
- Lalu ditambah madu.
RAMUAN 2
Bahan :
- 1 buah jeruk nipis
- 1 sendok makan madu.
Jeruk nipis dipotong-potong, seduh dengan air panas secukupnya, lalu tambahkan madu. Minum ramuan ini dua kali sehari, pagi dan sore.
RAMUAN 3
Bahan :
Masing-masing 1/2 jari bangle, jahe, kencur, dan lempuyang
Cara pemakaian : Semua materi dicuci hingga bersih, lalu iris tipis-tipis. Rebus semua materi dalam lima gelas air hingga menjadi dua gelas. Ramuan diminum dua kali sehari sebelum makan, masing-masing satu gelas.
RAMUAN 4
Bahan :
1 pelepah besar pengecap buaya, gula pasir secukupnya, 2 gelas air garam, 1 gelas air beras, 1 gelas air putih
Cara pemakaian :
- Kulit pengecap buaya dikupas dan dipotong-potong bentuk dadu, lalu basuh dengan air garam.
- Bilas dengan air bersih dan rendam dalam air beras selama semalam.
- Esok harinya, basuh lagi dengan air bersih lalu tiriskan.
- Setelah ditiriskan, materi dikukus selama 10 menit, kemudian diblender.
- Masukkan materi yang sudah halus ini ke dalam rebusan air gula yang sudah disiapkan.
- Minum ramuan ini dua kali sehari, pagi dan sore.
Bahan :
- 3 lembar daun sambung nyawa kering
- 30 gram daun jombang kering
- 2 iris temulawak kering
- 7 lembar daun sambiloto kering
- 30 gram pegagan kering
- 2 iris temu putih
- 7 lembar daun mimba kering
- 1/2 jari bangle.
- Semua materi direbus dalam lima gelas air hingga tersisa dua gelas.
- Ramuan diminum dua kali sehari sebelum makan, masing-masing 1 gelas.
